Saturday, December 10, 2016

SPO PELAYANAN SEDASI DALAM


STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

Tanggal Terbit

Ditetapkan
Direktur RS XXX


MR XXX 
PENGERTIAN
Pemberian obat – obatan untuk mendepresi kesadaran pasien, dimana pasien sulit dibangunkan, terdapat gangguang pernafasan dimana pasien mungkin memerlukan bantuan untuk menjaga patensi jalan nafas, nafas spontan bisa kurang adekuat, dan sistem kardiovaskuler dapat berubah. Pelayanan sedasi dalam meliputi sedasi dengan anestesi umum, anestesi spinal, anestesi epidural dan anestesi blok syaraf perifer.
TUJUAN
Memberikan pelayanan sedasi dalam pada pasien yang memerlukan.
KEBIJAKAN
1.  Permenkes 519/Menkes/PER/III/2001 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Anestesiologi dan Terapi Intensif di Rumah Sakit
2.  Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 31 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pekerjaan Perawat Anestesi
PROSEDUR
1.  PERSIAPAN
a.  Persiapan Alat
(Perawat anestesi melakukan persiapan alat sebelum pelayanan sedasi moderat oleh dokter spesialis anestesi / perawat anestesi)
-     Siapkan obat – obatan untuk sedasi dan anestesi (propofol, midazolam, ketamin, fentanyl, morfin, pethidin)
-     Siapkan obat-obatan antidotum (nalokson / nokoba)
-     Siapkan obat resusitasi (sulfas atropine, epinefrin, efedrin, dexametason, aminophillin, dopamin)
-     Siapkan Spuit 3cc, 5cc, 10cc , aquabidest sesuai kebutuhan
-     Siapkan Monitor (tensi,nadi, saturasi)
-     Siapkan nasal canul O2
-     Siapkan handscoon non steril
-     Siapkan mesin anestesi dan ventilator
·    Cek kesediaan gas O2 dan N2O
·    Sudah tertancap dengan sumber gas
·    Sirkuit tidak ada kebocoran
·    Vaporizer sudah terisi agent anestesi
· Cek sodalime/baralime apakah masih layak pakai
-        Siapkan peralatan intubasi (kondisi emergensi)
Persiapkan alat intubasi sesuai STATICS :
·       Scope : Laringoskope
·       Tube : Pipa endotracheal sediakan 3 nomor
·       Airway : Oro Pharingeal airway (OPA) sediakan 3 nomor
·       Tape : Plester untuk fiksasi
·       Introduser : Stilet (mandrin)
·       Conection : Alat penyambung
·       Suction : Mesin suction, selang sambungan, ujung selang suction (suction kanula )
-     Siapkan Ambu bag/ ventilasi tekanan positif
-     Siapkan tranfusi set, abbocath nomer besar untuk persiapan IV line dua jalur jika dibutuhkan
-     Siapkan dokumentasi Rekam medis lembar status anestesi
b.  Persiapan Pasien
(Dokter spesialis anestesi melakukan visit pra anestesi terhadap pasien sebagai persiapan pelayanan sedasi dalam)
-     Periksa keadaan umum pasien (sesuai assesment pre anestesi dan pre induksi)
-     Jelaskan kepada pasien dan keluarganya tentang hal-hal yang akan dilakukan
-     Berikan Informed consent
-     Beri tahu pasien untuk puasa sebelum dilakukan anestesi umum
USIA
JENIS MAKANAN
LAMA PUASA
Bayi 0-6 bln
Air putih
ASI/Formula
Makanan padat
2 jam
4 jam
8 jam
Anak 7bln-1th
Air putih
ASI/Formula
Makanan padat
2 jam
6 jam
8 jam
Anak 13bln-dewasa
Air putih
ASI/Formula
Makanan padat
2 jam
8 jam
8 jam

-     Instruksikan untuk memasang IV line dengan abocath nomor yang besar yang masih bisa dipasang di ruang rawat inap
2.  PELAKSANAAN
(Dokter spesialis anestesi / perawat anestesi melaksanakan pelayanan sedasi dalam)
a.     Siapkan peralatan dan obat
b.     Atur posisi pasien dan pasang monitor
c.     Berikan obat untuk sedasi dalam
d.     Pasang oksigen sesuai kebutuhan
e.     Monitor dan catat dalam rekam medis
f.      Monitor pasien setelah tindakan selesai  hingga sadar dan melakukan pencatatan selama pengawasan di ruang recovery room (RR)
g.     Monitor pasien, apabila pasien sadar dan hemodinamik stabil, pasien dapat kembali ke ruang perawatan
h.    Rapikan alat
3.   EVALUASI
Catat hasil tindakan dan respon pasien tentang :
a.    Keadaan umum pasien
b.   Tanda – tanda vital
UNIT TERKAIT
-      IBS
-      IKB
-      IGD
-      ICU
-      Ruang rawat inap

No comments:

Post a Comment